Tampilkan postingan dengan label Makanan Tradisional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Makanan Tradisional. Tampilkan semua postingan
Jumat, 15 Februari 2013
Donat Kentang
Dulu pernah nyobain bikin donat. Cari resep yang donat J-Co, berhubung ilmu masih cetek tapi pede abis, ya sudah pasti gatot a.k.a gagal total. Adonan donatnya lengket&lembek. Belum bisa cara nguleni pula. Pfiuh!
Kebetulan tema masak di Masbar kali ini tentang ubi-ubian. Langsung semangat pengen nyobain bikin donat kentang. Kalo buat anggota Masbar yang lain donat itu kegampangan kali ya.. Secara pada jago semua gitu. Karena aku masih pemula, cari yang gampang aja.
Bikin setengah resep jadinya 12 donat biji dan 12 donat bulet sisa potongan pas ngelubangi donatnya. Aku make cetakan donat biar besar&bentuknya sama. Adonan yang sudah diproofing dikempeskan trus digiles setebal 1cm. Tekan cetakan ke adonan sampai membentuk donat. Proofing kembali sampai mengembang lagi. Alhamdulilah kali ini berjalan mulus. Donatnya empuk. Tinggal tabur gula halus. Udah yummy banget. Karena bikinnya sore, sisanya dibawa suami pas kebetulan ada dinas keluar kota jalan darat.
Sumber resep NCC
Bahan:
500 gr tepung terigu protein tinggi
50 gr susu bubuk (Erika: gak pakai)
11 gr ragi instant
200 gr kentang, kukus, haluskan dan dinginkan
100 gr gula pasir
75 gr mentega
½ sdt garam
4 btr kuning telur
100 ml air dingin (Erika: ganti susu UHT dingin)
Cara membuatnya:
Dalam wadah, campur tepung terigu, gula, susu bubuk, ragi instant, aduk rata, masukkan kentang halus ,tuang telur dan air dingin, uleni hingga rata dan setengah kalis.
Beri mentega dan garam, uleni terus hingga kalis elastis. Istirahatkan 15 menit.
Bagi adonan, masing-masing 50 gr, bulatkan. Diamkan 20 menit, hingga mengembang.
Lubangi tengahnya, menjadi bentuk donat, segera goreng sampai kuning kecoklatan.
Angkat, tiriskan. Taburi gula donat, atau hias dengan coklat.
Yipiiii seneng banget bisa berpartisipasi di tantangan Masbar ini. Setoran pertama done!
Kamis, 14 Februari 2013
Nasi Goreng Cabe Ijo
Makanan paling simpel kalo kepepet ya nasi goreng. Modal nasi sisa semalem, tinggal kasih bumbu sedikit jadi deh!
Kebetulan adanya cabe ijo di kulkas, cabe merahnya lagi abis. Nyoba-nyoba aja siapa tau enak, eh bener enak ternyata..Tambahin ikan asin, makin nikmat buat sarapan. Bahannya menyesuaikan aja, apa adanya sayur di kulkas masukkin aja hihihihi. Takarannya kira-kira sendiri yah.. Disesuaikan jumlah nasinya
Bahan:
Nasi putih (suhu ruang)
Bawang bombay (rajang halus)
Bawang merah
Bawang putih
Cabe kriting ijo
Gula-garam-lada
Cara buat:
Haluskan semua bahan kecuali bawang bombay. Tumis semua bahan sampai wangi, masukkan nasi putih, sayur mayur, bumbui dengan gula-garam-lada. Aduk sampai rata&bumbu meresap. Sajikan bersama ikan asin.
Kalau mau warnanya ijo banget, bisa ditambahin cabe ijonya.. Bisa juga ditambah cabe rawit kalo suka pedas.
Gampang kan?
Tahu Gejrot
Pertama kali makan tahu gejrot berapa tahun yang lalu ya? Kebetulan diajakin temen pas main ke Jakarta. Langsung suka dan langsung mules hihihihi. Maklum dulu perut ga terbiasa makan pedes, sedangkan tahu gejrot asiknya makan pedes. Kerasa seger asem gimana gitu.
Ini kali kedua aku bikin, baru sempet difoto-foto. Bahan&resepnya simpel banget. Nemuin resep ini karena kepincut fotonya yang aduhai.
Ada sedikit modifikasi dalam resep, maksud hati biar lebih gampang. Nih aku tulis resep orisinilnya ya
Sumber: V-Recipes
Bahan / Ingredients:
300 gr tahu pong / 300 gr tofu
Minyak untuk menggoreng / Cooking oil for frying
Bumbu kuah / Seasoning sauce:
75 gr gula merah sisir / 75 gr brown sugar
300 ml air / 300 ml water
2 sdt air asam jawa pekat / 2 tsp tamarine water
1/2 sdt garam / 1/2 tsp salt
Bumbu Tumbuk / Crushed Seasoning :
2 siung bawang putih / 2 cloves garlic
8 butir bawang merah / 8 shallots
4 buah cabe rawit / 4 bird's eye chillies
1/2 sdt garam / 1/2 tsp salt
1 sdt kecap manis / 1 tsp sweet soy sauce
1. Potong-potong tahu berbentuk dadu 2 cm. Panaskan minyak yang banyak dalam wajan, goreng tahu hingga kecoklatan dan matang, angkat, tiriskan, sisihkan.
2. Bumbu kuah: Taruh gula merah dan air dalam panci. Jerang hingga mendidih dan gula larut. Tambahkan air asam jawa, dan garam, aduk, angkat. Saring, sisihkan.
3. Bumbu tumbuk: Gerus bawang putih hingga halus, tambahkan bawang merah, cabai dan garam, gerus kasar. Masukkan kecap manis, aduk rata.
4. Penyajian: Tahuh tahu dalam piring atau cobek, tekan-tekan hingga terbelah*, kemudian tuangi bumbu kuah. Tambahkan bumbu tumbuk sesuai selera. Sajikan segera.
Versi aku, bumbu untuk kuah gula aku haluskan bawang putih&cabe rawit. Trus direbus bersama gulmer, garam, asam jawa&1sdm kecap manis. Untuk bumbu gerus, bawang merah&cabe rawit aja. Penyajiannya, potong tahu di mangkok, taruh bawang merah&cabe rawit yang sudah diuleg kasar, lalu siram kuah. Tahunya aku beli tahu pong goreng di pasar, gak pake goreng-goreng lagi.
Rabu, 06 Februari 2013
Serabi Kinca
Bosan dirumah. Ngajak jalan temen ke pasar bawah. Niat hati pengen nyari properti foto yang lucu-lucu (dengan harga murah). Pulang-pulang dapet banyak hihihihi. Termasuk cetakan serabi wajan, pengennya sih cetakan yang dari tanah liat kayak abang-abang yang jualan. Tapi disini susah cari bahan tanah liat gitu (atau aku yang gatau tempatnya ya hehehe)
Ini kali kedua bikin serabi. Yang pertama kurang sukses karena make teflon ukuran 10cm, jadi bentuknya kayak telor ceplok gitu, datar aja. Kali kedua ini, bentuknya cantik, agak cekung tapi tetep ga puas. Kenapa serabiku ga bolong-bolong??? Yang bolong bagus bisa diitung jari, sisanya datar alus kayak kue lumpur..
Pas difoto ditata yang bagus-bagus taruh depan hihihihihi. Maap yang jelek di umpetin aja ya. Harus banyak latihan sepertinya, supaya tau trik biar bagus semua hasilnya. Kalo rasanya sih udah enak, lembut. Dan karena dipanggang di wajan besi, jadi ada rasa-rasa gosong khas serabi gitu. Dimakan besoknya juga masih lembut.
Tips yang menggunakan wajan besi: panaskan wajan sebelum diisi adonan, tuang kelapa parut di masing-masing lubangnya, tekan-tekan sampai kluar minyaknya&kelapa kering. Buang kelapa, lalu masak adonan dengan api kecil. Tuang adonan ketika wajan sudah panas benar. Masukkan adonan 1 sendok sayur, lalu tekan adonan dengan sendok sayur, biar kulit bagian luarnya tipis&kecoklatan.
Sumber : Sedap 3/XI/2010
Bahan :
175 gram tepung terigu protein sedang
½ sdt garam
1 butir telur, kocok lepas
500 ml santan dari ½ butir kelapa
50 ml air daun suji (dari 25 lembar daun suji dan 4 lembar daun pandan)
1 sdt baking powder
Bahan saus :
400 ml santan dari ½ butir kelapa
125 gram gula merah, sisir halus
Sejumput garam
2 lembar daun pandan, simpulkan
Cara membuat :
1. Panaskan cetakan serabi dari tanah liat yang diberi parutan kelapa. Aduk-aduk kelapa sampai berminyak. Buang kelapanya. Sisihkan.
2. Rebus santan sambil diaduk sampai mendidih. Ukur 450 ml santan. Biarkan hangat.
3. Aduk rata tepung terigu, garam dan telur. Masukkan santan dan air daun suji sedikit-sedikit sambil diuleni sampai rata. Keplok-keplok 20 menit. Diamkan 30 menit.
4. Tambahkan baking powder. Aduk rata
5. Tuang di cetakan serabi yang sudah dipanaskan. Biarkan berlubang. Kecilkan api. Tutup dan biarkan sampai matang.
6. Saus : rebus santan, gula merah, daun pandan dan garam sambil diaduk sampai mendidih.
7. Sajikan serabi beserta sausnya.
Ini kali kedua bikin serabi. Yang pertama kurang sukses karena make teflon ukuran 10cm, jadi bentuknya kayak telor ceplok gitu, datar aja. Kali kedua ini, bentuknya cantik, agak cekung tapi tetep ga puas. Kenapa serabiku ga bolong-bolong??? Yang bolong bagus bisa diitung jari, sisanya datar alus kayak kue lumpur..
Pas difoto ditata yang bagus-bagus taruh depan hihihihihi. Maap yang jelek di umpetin aja ya. Harus banyak latihan sepertinya, supaya tau trik biar bagus semua hasilnya. Kalo rasanya sih udah enak, lembut. Dan karena dipanggang di wajan besi, jadi ada rasa-rasa gosong khas serabi gitu. Dimakan besoknya juga masih lembut.
Tips yang menggunakan wajan besi: panaskan wajan sebelum diisi adonan, tuang kelapa parut di masing-masing lubangnya, tekan-tekan sampai kluar minyaknya&kelapa kering. Buang kelapa, lalu masak adonan dengan api kecil. Tuang adonan ketika wajan sudah panas benar. Masukkan adonan 1 sendok sayur, lalu tekan adonan dengan sendok sayur, biar kulit bagian luarnya tipis&kecoklatan.
Sumber : Sedap 3/XI/2010
Bahan :
175 gram tepung terigu protein sedang
½ sdt garam
1 butir telur, kocok lepas
500 ml santan dari ½ butir kelapa
50 ml air daun suji (dari 25 lembar daun suji dan 4 lembar daun pandan)
1 sdt baking powder
Bahan saus :
400 ml santan dari ½ butir kelapa
125 gram gula merah, sisir halus
Sejumput garam
2 lembar daun pandan, simpulkan
Cara membuat :
1. Panaskan cetakan serabi dari tanah liat yang diberi parutan kelapa. Aduk-aduk kelapa sampai berminyak. Buang kelapanya. Sisihkan.
2. Rebus santan sambil diaduk sampai mendidih. Ukur 450 ml santan. Biarkan hangat.
3. Aduk rata tepung terigu, garam dan telur. Masukkan santan dan air daun suji sedikit-sedikit sambil diuleni sampai rata. Keplok-keplok 20 menit. Diamkan 30 menit.
4. Tambahkan baking powder. Aduk rata
5. Tuang di cetakan serabi yang sudah dipanaskan. Biarkan berlubang. Kecilkan api. Tutup dan biarkan sampai matang.
6. Saus : rebus santan, gula merah, daun pandan dan garam sambil diaduk sampai mendidih.
7. Sajikan serabi beserta sausnya.
Botok Tahu Tempe
Akhir-akhir ini kangen banget masakan rumah. Terlintaslah pengen bikin botok. Mamaku dulu sering banget bikin botok. Dan aneka pepes yang lain. Yang bedain botok&pepes itu dari cara ngelipat daun pisangnya, kalo botok petak, kalo pepes memanjang. Walopun ga bisa disama rata kan sih, bebas aja mau dilipet gimana. Untuk isian, botok pake kelapa parut, kalo pepes tanpa kelapa.
Bikin botok itu gampang, yang males itu preparationnya.. Panjaaangg hehehe.
Sumber resep: Sajian Sedap
Bahan-bahan/bumbu-bumbu :
200 gram buah tahu, dipotong dadu
200 gram buah tempe, dipotong dadu
1/2 butir kelapa parut kasar
2 buah cabai keriting, dipotong serong (Erika: ganti cabe rawit dialusin)
2 lembar daun jeruk, iris halus
1 butir telur
1/2 sendok makan garam
1/2 sendok teh gula pasir
daun pisang untuk membungkus
Bumbu halus:
2 siung bawang putih
4 butir bawang merah
1 buah cabai merah besar
1 cm kencur
1/2 sendok makan garam
1/2 sendok teh gula pasir
Cara Pengolahan :
1. Campur rata tahu, tempe, kelapa parut, cabai merah keriting, daun jeruk, telur, dan bumbu halus.
2. Ambil 2 lembar daun pisang. Sendokkan campuran tahu. Bungkus tum. Semat dengan lidi.
3. Kukus 30 menit dengan api sedang sampai matang.
Disajikan bareng sayur bening, cucokk!
Di resep aku tambahkan juga potongan tomat, belimbing wuluh, cabe rawit utuh dan daun kemangi. Biar makin seger!
Senin, 04 Februari 2013
Gulai Nangka
Pengennya sih bikin gudeg, pas sampe pasar mulai nyari penjual nangka muda. 1 plastik ukuran sedang harganya cuma 3000 perak! Murahnyaa! Udah bisa buat lauk 2 hari hahahaha
Besoknya pas mau diolah, mulailah nyari resep gudeg, lha kok malah nemu resep gulai nangka di Sajian Sedap. Pikir punya pikir, bikin gulai nangka aja deh, lebih cepet daripada bikin gudeg yang harus menunggu beberapa jam baru bisa dinikmati. Keburu laper :D
Gulai nangka yang paling enak itu gulai nangka yang dijual di RM Sederhana atau RM Puti Buana. Sedep banget dah rasanya. Kayaknya sih karena make kaldu tulang/tunjang ya.. Jadi nendang gulandang rasanya :D
Di resep ini tanpa kaldu hewani, enak .. Tapi belum bisa dibandingkan ama yang otentik gulai nangka padang hihihihi
Gulai Nangka
Bahan:
250 gram nangka muda, potong-potong100 gram kol, potong-potong (Erika: gak pake)
5 buah kacang panjang, potong-potong (Erika: gak pake)
500 ml santan cair
2 batang sereh, memarkan
1 buah jeruk nipis
5 lembar daun jeruk
1 lembar daun kunyit (aku tambah sendiri)
1 buah asam kandis (aku tambah sendiri)
Haluskan: 8 butir bawang merah, 4 siung bawang putih, 2 cm kunyit, 2 cm jahe, 4 buah cabai merah, 1 sdt garam, 1/2 sdt merica
Cara membuat:
Rebus nangka hingga setengah matang, tiriskan Tumis bumbu halus hingga matang
Tambahkan santan, serai, dan daun jeruk, daun kunyit, asam kandis ke dalam tumisan bumbu, rebus dengan api kecil sambil diaduk hingga mendidih
Masukkan nangka, kacang panjang, dan kol, masak hingga matang. Sajikan.
Tips: untuk menghilangkan getah pada nangka, taburi garam sambil remas-remas, cuci bersih. Rebus dalam air mendidih sampai empuk (aku ganti air 3x sampai getah benar-benar hilang)
Jumat, 01 Februari 2013
Gado-Gado
Pengen bikin gado-gado, tapi resep favorit kiriman temen ilang. Pas di bbm ga dibales-bales. Padahal bahan udah disiapkan semua, ya udah akhirnya nyoba nyari resep lain. Ya salahnya sendiri, nanya kok mepet-mepet hahahaha. Modal inget-inget resep lama sambil ngikutin resep barunya. Rasanya sama aja, mungkin karena bahannya ga beda jauh ya? Suami sih seneng dimasakkin gado-gado. Makin bulet dah! Jadi tester hidup dari istrinya -___- piss yo!
Pengalaman kemarin-kemarin gagal terus bikin lontong, pake plastik, jebol, pake daun jebol. Haduuuhhh! Sia-sia berasnya. Tapi tetep dong, pantang nyerah! Beli daun pisang gelondongan di pasar, sengaja dililit dari ujung ke ujung daunnya biar kuat, isian beras juga dikurangi dari biasanya, cukup setengah tinggi lobang lontongnya. Dan yipiiii! Lontongnya sempurna, ga jebol lagi.
Sumber resep: Femina
Dengan sedikit modifikasi
Bahan Membuat Gado Gado :
- 150 gr tahu putih, goreng dan iris tipis.
- 150 gr tempe, goreng dan iris tipis
- 150 gr kol, buang tulangnya, rebus dan iris tipis.
- 150 gr taoge, buang akarnya, seduh dengan air panas
- minyak untuk menggoreng
- air, untuk merebus
- 150 gr kacang panjang, siangi potong 2 cm dan rebus
- 150 gr selada keriting, iris 2 cm
- 3 butir telur ayam, rebus dan potong masing masing jadi 2 bagian
- 1 buah mentimun, buang kulitnya, iris tipis.
- 1 buah tomat merah, potong menjadi 8 bagian
- 250 gr kacang tanah, sangrai buang kulitnya lalu haluskan (Erika: goreng dan haluskan dengan kulitnya)
- 2 sendok makan, minyak sayur
- 5 siung bawang putih, haluskan
- 3 buah cabai merah, haluskan (Erika: tambah cabe rawit)
- 5 lembar daun jeruk purut
- 500 ml santan dari 1/2 butir kelapa parut.
- 50 gr gula merah, sisir halus
- 3 sendok makan, air asam jawa. (Erika: gak pakai)
- 1 sendok teh, garam
- kentang tumbuk secukupnya (Erika: kurang lebih 1/2 buah kentang, kukus matang, haluskan)
Cara Membuat Gado Gado :
- Goreng tahu dengan minyak banyak hingga garing lalu lakukan hal yang sama dengan tempe.
- Susun sayuran, selada, telur, mentimun, dan tomat, tempe dan tahu dalam piring saji, sisihkan
- Untuk saus, panaskan minyak, tumis, bawang putih, cabai merah, dan daun jeruk hingga harum.
- Masukkan kacang tanah halus dan santan lalu aduk hingga mendidih. Masukkan gula merah, kentang tumbuk dan garam, masak hingga gula merah harum dan angkat. (aku masak sampai saos mengeluarkan minyak, aduk-aduk terus sampai meletup-letup)
- Sajikan
Kentang tumbuk fungsinya untuk menetralkan rasa santan&kacang yang kuat. Tips dari temanku ini emang mantap. Thanks Mamira.
Oya, pada saat saus kacang sudah matang, aku dinginkan trus aku blender lagi sampai bener-bener alus, tambah air kalo masih terlalu kental. Jangan lupa dicicip lagi, tambah gula/garem kalo belum pas.
Sabtu, 26 Januari 2013
Semur Telur
Semur adalah masakan yang aku bikin kalo udah keabisan bahan, keabisan ide, keabisan tenaga. Soalnya bahannya sisa-sisa belanjaan seminggu. Hahahahaha. Apalagi bikinnya gampang ga make banyak tehnik, ga banyak tenaga terbuang (bilang aja males). Ini resep dari mamaku, biasanya make daging, berhubung sedang dalam tahap mengurangi konsumsi daging, ya sudah diganti telur saja. Enak banget aroma perpaduan pasta tomat&kecapnya. Seger!
Bahan:
5buah tahu putih goreng
5buah telur, rebus
1buah bawang bombay, potong dadu halus
6sdm kecap manis (atau sesuai selera)
Minyak untuk menumis
1L air
Bumbu halus:
5buah bawang merah
4buah bawang putih
2buah kemiri, goreng
1buah tomat
1sdt pala halus
Garam
Lada halus
Cara membuat:
Panaskan minyak, tumis bawang bombay sampai layu
Masukkan bumbu halus, tumis hingga wangi
Masukkan air, biarkan mendidih
Masukkan telur&tahu
Masukkan kecap manis
Masak sampai kuah agak mengental
Sajikan dengan bawang goreng
Rabu, 23 Januari 2013
Bubur Candil
Adonan sebelum&sesudah dimasak
Bubur candil alias jenang grendul. Dulu gampang banget nyarinya di Malang. Di pasar-pasar pasti ada yang jual. Biasanya sih dijual bersama teman-temannya, ada bubur sumsum, mutiara, ketan item, dll. Berhubung ini bikin sendiri, jadi satu macam sajah, ga kuat masak&ribetnya! Aslinya sih males beberes pasca obrak abrik dapurnya, maklum ga punya ART.
Dulu kalo liat bubur candil ini penasaran gimana cara bikinnya. Bakal susah banget. Nah pas akhir-akhir ini cuaca mendung terus, pengen banget jajanan satu ini. Blogwalkinglah nyari resep dan taraaaaa.. Ternyata kok gampang ya resepnya.. Kayaknya loh ya.. Baru baca doang.
Resepnya lupa ambil dimana, langsung aja yah..
Candil:
Campur 200gr tepung ketan dan 50 gr tepung beras.Tuang 100 ml air sedikit2, uleni hingga kalis (kalo kurang air tambahin sampai bisa dipulung). Bentuk bulat2.
Masak 200 gr gula merah dalam 1 liter air hingga mendidih dan gula larut.
Saring dan didihkan lagi.
Cemplungkan bulatan ke dalamnya, biarkan hingga mengapung. Angkat bulatan ketannya.
Masukkan 6 sdm tepung beras yang sudah dilarutkan dengan sedikit air ke dalam air gula. Aduk hingga kuah kental.
Masukkan lagi bulatan ketan,aduk sebentar.
sajikan dengan saus santan.
Saus Santan:
Masak 250 ml santan, sedikit garam, dan daun pandan hingga mendidih.Mari dibuktikan! Siapin bahan, mulai aduk-aduk adonan. Dari total air yang tertera, adonan kok masih bergerindil ya, kering&susah dibentuk. Pede aja, tambahin air lagi, tambahin pelan-pelan, uleni lagi sampe lah terbentuk adonan yang bisa dipulung. Dibentuk bulet-bulet sampe abis, aku bikin setengah resep jadinya satu panci kecil itu. Voilaaa! Jadi&enak! Kalo yang suka manis mungkin bisa ditambah ya gulanya. Buburku manisnya pas menurutku, kalo dibandingin yang dijual kan maniiiiss banget!
Puaaasss banget keturutan bikin bubur candil alias jenang grendul ini! kata suami, enak!
Sabtu, 19 Januari 2013
Tahu Petis
Kalo makan tahu petis ini inget papa dirumah. Ini salah satu makanan favorite kita berdua. Kalo udah makan lupa brenti. Huhuhuhu.. Miss u dad! Karena tinggal di rantau, pengen apa-apa ya musti bikin. Disini mana ada jajanan make petis..semua serba cuko hehehe. Doyan juga sih, tapi tetep kangen makanan lokal daerah asal. Kalo di malang sih lebih enak beli, ada banyak tempat yang jualan. Salah satu yang favorite tahu petis pikulan yang di depan Taman Krida Budaya. Tahunya agak kopong alus diisi petis&brambang goreng, ahhh maknyuuss! Gatau sekarang masih ada gak yah? Atau versi lain di RM Mungil, RM Soponyono atau depot 69. Sama enaknya tapi beda tahu aja. Kalo di 3 tempat itu tahunya gede dan padet. Makan 2 biji udah lumayan kenyang, kalo tahu pikulan bisa 1 porsi abis sendiri (fyi 1 porsi 10 biji!!) hahahaha
Karena disini nemunya tahu cuma 1 jenis, ya sudah itu aja dikaryakan, tinggal digoreng kering biar maknyuuuss.
Resep ini aku baca-baca dari beberapa blog, aku ambil yang bahannya ada dan aku doyan, jadi resep campuran aja. Tapi cocok di lidah ternyata.
Bahan:
100gr petis udang
5 biji tahu putih, goreng kering
3 siung bawang putih, haluskan
Cabe rawit, haluskan
1/2 sdm kecap manis
Garam-gula
Bawang goreng untuk isian
Cara membuat isian petis:
Tumis bawang putih&cabe rawit halus sampai harum, tuangi air masak sampai mendidih. Masukkan petis udang aduk sampai rata. Tambahkan gula&garam sesuai selera. Terakhir masukkin kecap manis. Aduk rata sampai kental&rata.
Adonan petis akan cepat mengental ketika mulai dingin, untuk kekentalannya tergantung selera aja ya..tinggal tambahkan/kurangi airnya.
Cara saji:
Potong tahu jangan sampai terputus. Campurkan bawang goreng ke dalam petis lalu isi ke dalam tahu. Sajikan! Gampang kan?
Kalo di Malang biasanya disediakan garam halus untuk taburan di dalam tahu. Tapi optional aja, ga semua orang doyan asin. Kalo aku sih doyan! Soalnya tanpa garam taburnya, rasanya kurang nggigit!
Silahkan mencoba.
Dadar Gulung Polkadot
Darlungku ini termasuk darlung mini. Make teflon diameter 18cm. Enak sih soalnya 2 gigitan aja udah abis hihihihi. Dan seperti biasa cuma bikin 1/2resep. Jadi selitar 10 biji saja. Resep aku ambil dari Kitchen Corner
Kulit dadar:
►250 gr tepung terigu
►500 ml santan encer (boleh campur dengan air perasan daun pandan kalau ingin berwarna hijau)
►1 butir telur
► 2 sdm mentega cair (Erika: gak pake)
Inti kelapa:
► 200 gr desiccated coconut
► 200 gr gula jawa (boleh juga gula pasir biasa)
► sedikit nangka masak, potong bentuk dadu (agar rasa dan harumnya lebih sip) (Erika: gak pake)
► 2 sdm mentega
CARA MEMBUAT
Kulit dadar:
► campur semua bahan, aduk, sampai tepung larut dan tidak menggumpal
► panaskan pan anti lengket, olesi sedikit mentega
► ambil adonan secukupnya, tebar merata dalam pan
► tunggu sejenak sampai dadar masak seutuhnya sebelum diangkat (gak perlu dibalik)
Inti kelapa:
►aduk kelapa, gula, dan mentega
►tambahkan sedikit air panas (agar desiccated coconut menjadi lembut)
►masak dengan api kecil, aduk agar merata
►kalau kelapa inti sudah masak, tambahkan potongan nangka, aduk sebentar.
►dinginkan, siap digunakan untuk dadar.
Penyelesaian:
►ambil selembar dadar, tambahkan 1 sdm kelapa inti
►gulung dadar berisi kelapa sesuai selera
►siap disajikan
Untuk kira-kira 20 potong
Kamis, 17 Januari 2013
Tahu Tek Surabaya
Masaknya sih udah lama banget, jaman masih belum bikin blog ini. Suka ngences kalo inget makanan di kampung halaman, untuk perantauan begini, ya harus cari resep trus masuk dapur bikin sendiri, pfiuh! Resepnya gampang banget, ga pake ulegan, pake blender aja hehehe
Resepnya diambil dari sini
Bahan :
Resepnya diambil dari sini
Bahan :
- 1 buah (300 g) tahu putih, potong-potong
- 2 butir telur ayam
- ½ sdt merica bubuk
- 1 sdt garam
- 2 sdm kecap manis
- 150 ml air
- 1 sdm petis udang
- 2 sdm kacang tanah goreng
- 1 siung bawang putih
- 2 buah cabai rawit
- 1 sdt garam
- Tauge/Toge
- Daun bawang iris halus
- Seledri iris halus
- Bawang merag goreng
- Kocok telur dengan garam dan merica hingga rata.
- Campur irisan tahu dengan telur hingga rata.
- Bagi menjadi 4 bagian dan goreng menjadi dadar hingga matang kedua sisinya. Angkat.
- Saus : Aduk bumbu halus dengan bahan Saus lainnya hingga rata.
- Taruh tahu telur di piring saji.
- Beri Pelengkapnya dan siram dengan Sausnya.
- Sajikan segera.
Selasa, 15 Januari 2013
Bolu Kukus Anggur
Gak pernah bosen makan bolkus. Selain bikinnya praktis. Rasanya juga bisa diubah2 sesuai selera. Kali ini dibikin rasa anggur. Hasil hunting pasta baru :D
Seperti biasa, resepnya nyontek resep NCC nya ibu Fatmah, praktis! Judulnya bolkus 200, alias semua serba 200.. Gampang diinget jadinya..
Bahan
200gr gula pasir
2 butir telur (suhu ruang)
200gr tepung terigu
200ml air soda ( memakai sprite)
1sdt Cake emulsifier (memakai TBM)
Cara Membuat :
1. Taruh semua bahan dalam wadah, kocok dengan hand mixer sekaligus hingga kental.
2. Ambil sebagian adonan, beri warna sesuai selera.
3. Tuang adonan putih dan adonan berwarna ke dalam cetakan bolu
4. Kukus ke dalam panci pengukus yang telah beruap sampai 20 menit. Angkat dan keluarkan dari cetakan
Seperti biasa, resepnya nyontek resep NCC nya ibu Fatmah, praktis! Judulnya bolkus 200, alias semua serba 200.. Gampang diinget jadinya..
Resep Bolkus 200
by Bu Fatmah BahalwanBahan
200gr gula pasir
2 butir telur (suhu ruang)
200gr tepung terigu
200ml air soda ( memakai sprite)
1sdt Cake emulsifier (memakai TBM)
Cara Membuat :
1. Taruh semua bahan dalam wadah, kocok dengan hand mixer sekaligus hingga kental.
2. Ambil sebagian adonan, beri warna sesuai selera.
3. Tuang adonan putih dan adonan berwarna ke dalam cetakan bolu
4. Kukus ke dalam panci pengukus yang telah beruap sampai 20 menit. Angkat dan keluarkan dari cetakan
Klepon
Klepon. Siapa yang ga suka jajanan ijo gurih berisi gula merah ini? Kayaknya semua doyan ya.. Kalo di kampung halaman biasanya dimakan 1 paket ama sodara2nya, cenil, putu, lopis.. Trus disiram kuah gula merah. Wah yummy banget deh! Iseng2 cari resep, ternyata gampang bikinnya. Ya udah ga pake lama.. Masuk dapur!
Resep aku ambil dari detikfood
Jakarta - Rahasia kelezatan bola-bola tepung ketan ini terletak pada cairan gula merah yang ada di dalamnya. Rasakan kejutan manisnya dalam balutan adonan kenyal dan gurihnya kelapa parut!
Bahan:
250 g tepung ketan
1 sdm air daun pandan suji (Erika: pake pasta pandan)
1 sdt air kapur sirih (Erika: gak pake)
½ sdt garam
150 ml air matang
Isi:
150 g gula merah, sisir halus
Lapisan:
150 g kelapa parut memanjang
Cara membuat:
Resep aku ambil dari detikfood
Jakarta - Rahasia kelezatan bola-bola tepung ketan ini terletak pada cairan gula merah yang ada di dalamnya. Rasakan kejutan manisnya dalam balutan adonan kenyal dan gurihnya kelapa parut!
Bahan:
250 g tepung ketan
1 sdm air daun pandan suji (Erika: pake pasta pandan)
1 sdt air kapur sirih (Erika: gak pake)
½ sdt garam
150 ml air matang
Isi:
150 g gula merah, sisir halus
Lapisan:
150 g kelapa parut memanjang
Cara membuat:
- Aduk tepung ketan dengan air daun pandan, air kapur sirih dan garam hingga rata.
- Tuangi air sedikit demi sedikit sambil aduk hingga adonan dapat dibentuk. Diamkan selama 15 menit.
- Ambil 1 sdt adonan, bulatkan, pipihkan, isi dengan sedikit gula merah, bulatkan kembali.
- Rebus dalam air mendidih hingga mengapung. Angkat dan tiriskan.
- Gulingkan dalam kelapa parut hingga rata.
- Sajikan dalam mangkuk daun pisang (sudi)
Senin, 14 Januari 2013
Es Kopyor Sintetis
Apa itu es kopyor sintetis? Hihihi. Es kopyor kan aslinya dari buah kelapa, nah ini imitasinya. Gampang bikinnya, modal agar-agar&santan aja. Rasanya? Ga beda jauh.. Kan masih sama dari kelapanya. Yuk simak resepnya, cocok banget ama cuaca Pekanbaru akhir-akhir ini yang panasnya ga becanda.
Sumber resep NCC
Bahan:
7 gr agar-agar putih ( 1bungkus )
300 ml santan kental (dari kelapa yang diperas pake air kelapa)
1 lembar pandan dan sedikit garam
Es batu (potongan besar/utuh)
800 ml air kelapa ato secukupnya, untuk kuah
Sirop cocopandan secukupnya
7 gr agar-agar putih ( 1bungkus )
300 ml santan kental (dari kelapa yang diperas pake air kelapa)
1 lembar pandan dan sedikit garam
Es batu (potongan besar/utuh)
800 ml air kelapa ato secukupnya, untuk kuah
Sirop cocopandan secukupnya
Cara:
- Rebus agar-agar, pandan, santan dan garam dengan api kecil sampai mendidih, angkat & aduk2 bentar sampe uap panasnya abis.
- Siapin es batu dalam baskom besar, tuangkan pelan adonan agar satu sendok demi satu sendok diatas es batu hingga membentuk lembaran yang langsung beku dan meluncur ke dasar baskom, lakukan sampai agar-agar habis.
- Dalam gelas tinggi, beri sirop cocopandan, serpihan agar-agar dan tuangi air kelapa serta diberi crushed ice.
Kamis, 06 September 2012
Cilok
Udah lama banget ga makan cilok. Iseng-iseng googling, ternyata banyak banget yang posting resepnya. Lihat bahan ada semua di dapur, tinggal memantapkan hati berkreasi :D
Resep-resep yang ada kebanyakan berbahan dasar kanji/tapioka, hasilnya pun kenyal-kenyol aja pas digigit, mungkin lain kali perlu ditambahkan daging giling, biar rasanya sama persis kayak yang biasa aku beli dimasa kecil dulu, tsaaah!
Ini nih bahannya, aku gak ambil dari blog khusus, jadi aku mix match aja, aku sesuaikan bahan di dapurku
100gr tepung kanji/tapioka100gr tepung terigu
Air hangat secukupnya
3siung bawang putih, haluskan
Merica
Garam
Tepung terigu untuk taburan
Cara membuat:
Capurkan tepung kanji dan tepung terigu pada wadah bersih, tambahkan air hangat dikit demi sedikit, aduk sampai kalis ( adonan bisa dibentuk.
Masukkan bawang putih, garam, merica secukupnya, aduk rata, jangan lupa dirasakan yaaa..
Panaskan air dalam panci sampai mendidih, bulat-bulatkan adonan, masukkan dalam air mendidih sampai mengapung sendiri, angkat
Sajikan dengan saos kacang ataun saos
Tips: pada saat aku membuat cilok ini, adonan tidak beraturan bentuknya ketika dimasukkan ke dalam air mendidih, jadi aku sediakan piring berisi tepung terigu, trs aku tuang 1 sdm adonan sambil aku bentuk bulat-bulat baru aku masukkan dalam air mendidihTips: pada saat aku praktek, adonan tidak beratiran bentuknya ketika dimasukkan dalam air mendidih, mletat-mletot (duh bahasanya hahaha)
Pastel Mini
Udah lama pengen bikin pastel. Tapi selalu terbentur dengan cara pinggiran kulitnya, gatau caranya gimana :D
Suatu malam jalan ama suami mau nyari ember di toko serba 6000 deket rumah, eh nemu alat aneh ini, yang ternyata cetakan pastel :D Langsung bungkuuusss, muarh 4000 perak aja. Ini dia penampakannya
Dan ini hasilnya, cantik kan?! Gampang banget caranya, tinggal masukkan adonan yang sudah digilas tipis, sesuaikan selebar bibir cetakan, lipat cetakannya.
Setelah digoreng ini bentuknya, enak krispi, pastelnya mini, 2x gigit langsung abis.
Resepnya aku ambil dari Ibu Fatmah Balawan NCC disini
Bahan :tepung terigu untuk taburan
2 butir telur rebus, kupas, iris tipis.
Isi :
3 sdm margarin, untuk menumis
4 bh bawang putih
10 btr bawang merah
150 gr daging ayam giling
75 gr wortel, potong dadu
75 gr buncis, iris 1/2 cm
1 sdt garam
1 sdt merica bubuk
1 sdt gula pasir
100 cc susu cair
2 btg daun bawang, iris halus
3 btg seledri, iris halus
Kulit
250 gr tepung terigu
40 gr margarin
100 cc air hangat kuku
minyak untuk menggoreng
Cara Membuat :
Sedikit tips saat menggoreng, masukkan satu per satu saja dengan minyak yang sudah panas, lalu siram-siram bagian yang tidak terkena minyak supaya muncul gelembung-gelembung cantik di kulitnya.
Suatu malam jalan ama suami mau nyari ember di toko serba 6000 deket rumah, eh nemu alat aneh ini, yang ternyata cetakan pastel :D Langsung bungkuuusss, muarh 4000 perak aja. Ini dia penampakannya
Dan ini hasilnya, cantik kan?! Gampang banget caranya, tinggal masukkan adonan yang sudah digilas tipis, sesuaikan selebar bibir cetakan, lipat cetakannya.
Setelah digoreng ini bentuknya, enak krispi, pastelnya mini, 2x gigit langsung abis.
Resepnya aku ambil dari Ibu Fatmah Balawan NCC disini
Bahan :tepung terigu untuk taburan
2 butir telur rebus, kupas, iris tipis.
Isi :
3 sdm margarin, untuk menumis
4 bh bawang putih
10 btr bawang merah
150 gr daging ayam giling
75 gr wortel, potong dadu
75 gr buncis, iris 1/2 cm
1 sdt garam
1 sdt merica bubuk
1 sdt gula pasir
100 cc susu cair
2 btg daun bawang, iris halus
3 btg seledri, iris halus
Kulit
250 gr tepung terigu
40 gr margarin
100 cc air hangat kuku
minyak untuk menggoreng
Cara Membuat :
- Isi : Tumis bawang putih dan bawang merah hingga harum, masukkan daging ayam. Aduk rata.
- Setelah berubah warna, masukkan wortel, buncis, garam, merica, gula. Tuangi susu, masak hingga matang. Masukkan daun bawang dan seledri. Aduk, angkat.
- Campur semua bahan menjadi satu, uleni adonan hingga lembut dan dapat dibentuk.
Gilas adonan hingga setebal ± 1/4 cm di atas meja bertabur tepung terigu. - Cetak bentuk bundar bergaris tengah 10 cm.
Sedikit tips saat menggoreng, masukkan satu per satu saja dengan minyak yang sudah panas, lalu siram-siram bagian yang tidak terkena minyak supaya muncul gelembung-gelembung cantik di kulitnya.
Langganan:
Postingan (Atom)























