Tampilkan postingan dengan label Roti. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Roti. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 Februari 2013

Roti Sobek


Sepertinya lain kali kalo mau bikin roti harus melatih tangan bergerak cepat. Gimana mau lambat, kalo adonan yang pertama dibentuk ngembang besar duluan, sementara adonan yang lain masih mungil belum ngembang sempurna. Alhasil ya bentuknya ga karuan, besar kecil trus mekarnya kebangetan sampe kayak mau tumpah. Hahahaha. Soal rasa sih juara! Lembuutt banget resep NCC ini. Itu komen suami loh.. Ga kalah ama yang di toko bakery katanya *blushing

Walopun awalnya terjadi insiden yang lumayan bikin deg-degan. Gara-gara sok pinter nge-ganti bahan. Yang harusnya make susu bubuk dan air, aku ganti pake susu UHT. Entah itu atau bukan penyebab adonanku lengket ket, agak cair. Susah kalisnya. Dengan modal nekat dan pasrah, aku tambahin aja tepung terigu sesendok demi sesendok, berharap adonan ga terlalu lengket dan basah. Sampai sendokan kelima, adonan tak kunjung kalis. Tetep lengket hiks. Tetep pede ditambahin lagi sampai sendok yang kesepuluh, akhirnya adonan mulai berkurang lengketnya.. Karena mixer udah panas (sempet beberapa kali berhenti, daripda dipaksain rusak) udah nyerah acara tambah menambah tepungnya, aku masukkin aja margarin&garamnya. Alamakkk.. Lha kok lengket lagi, trus berlemak sekali. Pfiuh! Terus aku uleni, sampai tercampur rata. Pas kurasa sudah nyampur rata, aku sudahi saja. Pasrah deh jadi atau gak.. Kupegang adonan masih lenget dikit tapi sudah lembut&elastis. Lalu biarkan sejenak untuk proses proofing
Mulailah tahap kedua, siapin loyang, mulai membentuk adonan bulat-bulat lalu diisi coklat/keju/butter. Daaann karena ga punya timbangan digital (lagi dan lagi) beratnya jadi ga rata, ada yang besar ada yang kecil hihihihi. Pada saat proofing pun ngembangnya ga barengan. Yaweslah yang penting bisa ngembang hahahaha
Sisanya aku masukkin di muffin paper cup aja biar praktis. Pas dioven, ya ampun lagi-lagi terjadi insiden.. Rotinya ngembang sengembang ngembangnya.. Jadi besar munjung kayak mau tumpah hahahaha. Minus deh kalo urusan bentuk. Tapi pas mateng dan kucoba, wow! Emang lembut banget! Sayang isiannya pelit, dikit banget coklat&kejunya hahaha. Tuh ada fotonya pas kubuka rotinya Abisnya takut meletus lagi kayak sebelumnya. Harus banyak latian pokoknya!


Sumber resep: NCC

Bahan:
500 gr tepung terigu protein tinggi
3 btr kuning telur
100 gr gula pasir
50 gr susu bubuk milo ayak (Erika: gak pake)
11 gr ragi instant
5 gr garam
250 ml air
100gr mentega/margarin
½ sdt bread improver (aku ndak pake)

Bahan isi:
Keju cheddar parut
Coklat chip
Butter beku potong kotak kotak

Bahan polesan, kocok rata dengan garpu:
1btr telur utuh, ½ sdt garam, 1 sdm air.

Cara membuat:

Dalam wadah, campur tepung terigu, gula pasir, susu bubuk, ragi instant, aduk rata. Tuangi air dan kuning Telur, uleni hingga setengah kalis, tambahkan mentega dan garam, uleni terus hingga kalis dan licin benar.

Timbang adonan masing-masing 40 gr, bulatkan. Biarkan mengembang selama lk. 15 menit. Kempiskan, lalu isi dengan 1 sdm bahan isi, bulatkan kembali dan taruh dalam loyang bulat/kotak, biarkan mengembang 30 menit atau lebih, sampai terasa ringan.

Olesi permukaannya dengan bahan polesan, oven hingga matang. Lk. 15 menit dengan suhu 180'C


Rabu, 06 Februari 2013

Bread Pizza


Ini kerjaan wiken kemarin. Mengkaryakan sisa bahan topping dari pizza minggu sebelumnya. Tapi kali ini nyobain resep lain. Resepnya berbahan dasar roti, jadi bukan pizza tipis crunchy kayak sebelumnya. Bikin setengah resep, jadinya udah melimpah ruah! 12 buah mini pizza, 1 loyang pizza besar dan masih ada sisa adonan untuk dijadikan roti isi.
Kali ini puaass banget ama hasilnya. Lembut, wangi, gurih. Hihihihi. Walopun bentuknya belum sempurna.
Adonan pertama yang dicetak ketebelan, di resep disuruh nimbang per 16gr, berhubung ga punya timbangan digital, jadilah ilmu kira-kira. Setelah disusun di loyang muffin isi 6, mulai ditekan-tekan membentuk dasar loyang. Nah ini masalahnya, karena adonan yang kuambil terlalu besar, jadinya agak tebal, belum lagi pas difoto-foto dia ngembang lagi kelamaan ditaruh luar. Setelah dipanggang, alamaaaakkk.. Ini mah cupcake topping pizza hahaha. Tebel pisan euy! Untuk loyang kedua, udah punya gambaran seberapa besar adonan yang harus disusun, hasilnya pun lebih bagus.. Tipis kaya pizza mini gitu. Loyang ketiga aku taruh di loyang pizza standard, soalnya kelamaan kalo make loyang muffin, harus gantian karena cuma punya 1. Ternyata masih ada sisa adonan (setengah resep aja buanyaaaak hasilnya), iseng pengen bikin roti isi. Diisi DCC dan quick melted cheese. Jadi 3 biji. Bentuknya? Jangan ditanya.. Ga sama rata hahahaha. Ada yang bulet ada yang peyang. Dan pada saat dipanggang, meletus sempurna isinya (tepok jidat)
Itu difoto bukan sengaja dibuka ya.. Tapi meletus pas dipanggang hihihihi. Yang penting nampang di blog :D


Sumber resep: Hesti Kitchen

Bahan :
- 400 gr tepung terigu protein tinggi
- 200 gr tepung terigu protein sedang
- 70 gr gula pasir
- 1 butir telur
- 3/4 sachet ragi instant (1 sachet = 11 gr)
- 1 sdt garam
- 50 gr margarin
- 300 ml air hangat

Saus Topping :
- 2 siung bawang putih, geprek, cincang halus
- 250 gr bawang bombay, cincang halus
- 1 1/2 botol saus tomat
- gula pasir secukupnya
- garam secukupnya
- merica secukupnya
- 1 1/2 sdm oregano bubuk
- 1 sdt basil
- 500 gr daging cincang
- air secukupnya
- minyak secukupnya untuk menumis

Taburan :
- paprika, potong kotak kecil
- keju mozarella atau quick melt
- jamur kancing kaleng, dipotong potong
- sosis, dipotong potong (tumis sebentar bersama jamur dengan sedikit minyak)

Cara membuat :
Saus : panaskan minyak, tumis bawang putih sampai wangi. Masukkan bawang bombay cincang. Tumis sampai bawang bombay wangi dan warnanya menjadi transparant. Masukkan daging cincang. Tumis sampai berubah warna sambil diaduk aduk. Tambahkan air secukupnya (sekitar 1 botos saus tomat, dimasak sampai air menyusut dan saus menjadi kental). Tambahkan bumbu garam, merica dan gula. Cicipi apa yang kurang. Masak dengan api kecil sampai saus mengental. Ketika lompor mau dimatikan, tambahkan oregano dan basil. Aduk rata dan matikan api. Dinginkan.
Campur semua bahan kering, aduk rata. Tuang telur dan air hangat sambil dikocok menggunakan mixer spiral sampai kalis.
Tambahkan garam dan margarin sambil terus dikocok sampai rata dan elastis. Tutup dengan serbet basah. Fermentasikan 30 menit.
Ambil adonan dan timbang masing masing 16 gr dan bulatkan lalu letakkan di dalam loyang muffin yang sudah dioles margarin. Pipihkan ke samping samping dengan bantuan tangan. Beri saus daging, susun jamur dan sosis serta paprika. Usahakan saus tidak mengenai pinggir loyang agar tidak melengket. Diamkan sekitar 15 menit. Taburi keju mozarella.
Panggang sekitar 10-12 menit dengan panas oven 400 F. Angkat, langsung lepaskan dari loyang.